Sejarah Pada Energi Terbarukan , Hingga Saat ini

sigaorastro.com – Sejarah dalam energi terbarukan ini sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak pada zaman kuno, tetapi dalam perkembangannya telah menjadi industri modern dimulai pada abad ke-19 dan terus berlanjut hingga saat ini.

Berikut adalah beberapa poin penting dalam sejarah energi terbarukan:

1.Pemanfaatan Angin: Salah satu dalam bentuk energi terbarukan ini sendiri yang paling awal telah digunakan adalah energi angin. Manusia juga telah menggunakan angin untuk menggerakkan dalam pergerakan kapal layar sejak ribuan tahun yang lalu. Pada abad ke-19, para penggunaan turbin angin juga sudah untuk mulai berkembang dan juga di bagian Eropa sudah untuk menggerakkan mesin-mesin industri.

2.Pembangkit Listrik Tenaga Air: Penggunaan dalam energi air ini juga sudah memiliki sejarah panjang. Mulai dari cara dalam penggunaan air terjun untuk dapat menggerakkan roda air pada zaman kuno hingga dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga air besar-besaran pada abad ke-19 dan ke-20. Pembangkit listrik dan juga tenaga air ini sendiri juga telah menjadi bagian dari sumber energi utama di banyak negara.

3.Pemanfaatan Panas Bumi: Pemanfaatan dalam panas bumi ini sendiri juga telah memiliki sejarah yang sangat panjang, namun, penggunaannya dalam skala besar untuk pembangkit listrik dimulai pada abad ke-20. Pembangkit listrik tenaga panas bumi pertama kali dibangun di Italia pada awal abad ke-20.

4.Penggunaan Biomassa: Penggunaan biomassa sebagai sumber energi juga telah ada sejak zaman kuno. Pada abad ke-19, penggunaan limbah pertanian dan kayu sebagai sumber energi masih sangat umum. Namun, pada abad ke-20, penggunaan teknologi modern seperti biogas dan bioetanol mulai berkembang.

5.Era Energisuriah: Perkembangan teknologi fotovoltaik (solar panel) juga sebenarnya telah dimulai pada tahun 1950-an dan juga terus berkembang pesat sejak itu. Pada tahun 1970-an, krisis energi global mendorong peningkatan minat pada energi terbarukan, terutama energi matahari. Sejak itu, teknologi panel surya terus berkembang dan menjadi semakin terjangkau.

6.Pengembangan Teknologi: Selama beberapa dekade terakhir, penelitian dan pengembangan dalam bidang energi terbarukan telah meningkat secara signifikan. Teknologi untuk energi terbarukan seperti angin, matahari, dan biomassa terus berkembang, menjadi lebih efisien, dan lebih terjangkau.

Sejarah pada energi terbarukan ini sendiri juga telah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dari para penggunaan sumber daya alam tradisional hingga sampai saat ini, teknologi modern yang menghasilkan energi yang jauh lebih bersih dan juga berkelanjutan. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak negara dan perusahaan yang berinvestasi dalam energi terbarukan sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi pada emisi gas pada rumah kaca dan juga mengatasi dalam perubahan iklim ini.

Energi terbarukan, juga banyak dikenal sebagai dalam energi terbarukan ataupun bisa di sebut dengan energi hijau, merujuk pada sumber energi yang diperoleh dari di lansir dari Wikipedia , sumber daya alam yang dapat diperbaharui atau diperbarui secara terus-menerus. Sumber daya alam ini umumnya tidak terbatas dalam pasokannya dan dapat diperbaharui melalui proses alami dalam jangka waktu yang relatif singkat.

Berikut adalah beberapa contoh utama energi terbarukan:

1.Energi Matahari: Energi yang di dapat dari matahari ini sebenarnya juga dapat untuk dikonversi menjadi listrik melalui panel surya, atau dapat digunakan langsung untuk memanaskan air atau ruangan.

2.Energi Angin: Angin sendiri juga dapat untuk digunakan untuk menghasilkan energi melalui energi turbin angin. Energi angin ini sendiri juga adalah salah satu dalam bentuk energi terbarukan yang juga paling umum digunakan di seluruh dunia.

3.Energi Hidro: Energi air dapat dimanfaatkan dari arus sungai, air pasang surut, dan air terjun untuk menghasilkan listrik melalui pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

4.Energi Biomassa: Biomassa ini juga telah mengacu pada bahan organik seperti limbah pertanian, limbah kayu, dan juga limbah organik lainnya yang sebenarnya dapat diolah menjadi energi dalam bentuk biogas, bioetanol, atau bio-diesel.

5.Energi Panas Bumi: Panas bumi berasal dari inti bumi dan dapat digunakan untuk menghasilkan sebuah listrik ini juga melalui dalam pembangkit listrik dan juga tenaga panas bumi.

Keuntungan utama yang ada dari energi terbarukan ini sendiri adalah bahwa mereka sama sekali tidak bisa untuk menghasilkan emisi gas rumah kaca yang juga menyebabkan dalam pemanasan global dan juga perubahan iklim. Selain itu, sumber daya energi terbarukan ini juga biasanya lebih berkelanjutan dalam jangka panjang daripada sumber daya fosil yang tidak dapat untuk diperbaharui seperti pada batu bara, minyak bumi, dan juga gas alam. Namun, tantangan dalam penggunaan energi terbarukan termasuk ketersediaan lokasi yang cocok, biaya infrastruktur, dan ketersediaan teknologi yang efisien dan terjangkau.Hingga saat ini, energi terbarukan terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang signifikan di seluruh dunia.

Beberapa tren dan perkembangan terkini dalam energi terbarukan antara lain:

1.Peningkatan Kapasitas Instalasi: Kapasitas instalasi energi terbarukan terus meningkat secara global. Pada tahun-tahun terakhir, kapasitas pembangkit listrik tenaga angin dan matahari telah tumbuh dengan cepat di banyak negara. Di beberapa wilayah, energi terbarukan telah menjadi sumber utama dalam pembangkit listrik, menggantikan pembangkit listrik berbahan bakar fosil.

2.Penurunan Biaya: Salah satu faktor kunci dalam pertumbuhan energi terbarukan adalah penurunan biaya teknologi seperti panel surya dan turbin angin. Inovasi teknologi dan skala produksi telah mengurangi biaya instalasi energi terbarukan, membuatnya semakin terjangkau dan kompetitif dibandingkan dengan sumber energi konvensional.

3.Dukungan Kebijakan: Banyak negara yang sebenarnya juga telah ikut dalam mengadopsi kebijakan yang juga terus mendukung pengembangan energi terbarukan, termasuk insentif fiskal, target energi terbarukan, dan regulasi yang mendukung investasi dalam infrastruktur energi terbarukan. Ini termasuk pembangunan pariwisata energi angin lepas pantai, investasi dalam proyek energi matahari terpusat, dan program pengembangan energi biomassa.

4.Inovasi Teknologi: Inovasi ini sendiri sebenarnya terus mendorong dalam perkembangan teknologi energi terbarukan. Ini juga meliputi dalam pengembangan teknologi baterai yang jauh lebih efisien untuk hal dalam penyimpanan energi, pengembangan pada turbin angin juga yang tentunya jauh lebih besar dan lebih efisien, serta dalam peningkatan efisiensi panel surya.

5.Peningkatan Kesadaran akan Lingkungan: Kesadaran akan dampak perubahan iklim dan juga perubahan pada polusi lingkungan ini sebenarnya telah meningkatkan minat kepada masyarakat dan juga bisnis terhadap beberapa energi terbarukan. Banyak sekali perusahaan dan juga konsumen juga mengadopsi dalam hal energi terbarukan sebagai,bagian dari upaya untuk mengurangi jejak karbon mereka dan juga mendukung lingkungan yang jauh lebih bersih.

Meskipun ada banyak kemajuan, tantangan tetap ada dalam mengadopsi energi terbarukan secara luas. Ini termasuk masalah seperti integrasi grid yang rumit, ketersediaan lahan dan sumber daya, serta tantangan politik dan ekonomi. Namun demikian, energi terbarukan tetap menjadi bagian integral dari upaya global ini sendiri gunanya untuk hal dalam mengurangi emisi gas pada rumah kaca dan juga  mempercepat transisi dalam menuju sistem energi yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top